Paranormal Yang Mengaku Panggil Arwah Vanessa Angel Minta Maaf

 

Paranormal

VIVA – Dua orang yang mengaku sebagai paranormal, membuat konten video memanggil arwah mendiang Vanessa Angel dan suaminya. Konten video yang dibuat di lokasi kejadian kecelakaan tersebut viral di media sosial. 

Dikutip dari TvOnenews.com, video tersebut dibuat seolah-olah sedang berkomunikasi dengan arwah Vanessa dan suaminya. Kedua pembuat konten video itu dianggap tidak peka dan tidak menunjukkan empati kepada korban dan keluarga korban.

Sontak saja, konten tersebut langsung menuai kecaman dari berbagai pihak dan warganet. Hingga akhirnya, kedua orang yang membuat konten video tersebut memberi kelarifikasi dan meminta maaf kepada keluarga Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah

Vanessa Angel.

“Ingin mengklarifkasi dan meminta maaf atas kejadian konten yang telah kita buat. Dan juga kita selaku dari konten creator sebenarnya datang ke tempat lokasi itu untuk mendoakan almarhum dan almarhumah niatnya,” kata salah satu pembuat konten video itu dikutip VIVA dari TvOneNews.com, Senin, 8 November 2021.

"Memang yang terjadi sebenarnya ada video kita yang dicuri atau dicomot sama konten creator yang lain di berbagai aplikasi, sehingga jadi ramai,” katanya menambahkan.

Ia juga mengatakan, saat ini konten video tersebut sudah diturunkan. Mereka melakukan itu untuk menghargai semua pihak.

Photo :

  • Instagram @vanessaangelofficial
  • "Baca-baca komentar untuk di-takedownkalau bisa, ya sudah kita turuti karena untuk menghargai dan menghormati,” katanya.

    Sebelumnya, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Ziyad juga menyayangkan adanya konten memanggil arwah Vanessa Angel di YouTube. Dia mengaku prihatin dan menyesalkan oknum-oknum yang menghadirkan konten seperti itu.

    "Konten yang tidak mendidik sekaligus merusak ketauhidan masyarakat kita," ujar Muhammad Ziyad saat dihubungi media baru-baru ini.

    Begitu pula dengan sahabat dan kerabat Vanessa Angel. Mereka mengecam keras video tersebut saat mengetahuinya. Mereka sempat meminta warganet untuk melaporkan video itu agar ditindak lanjut oleh pihak YouTube. Salah satu yang mengecamnya adalah Adam Deni.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel