Viral karena Ibu Minum Rumput Fatimah Janin Meninggal Dunia Dalam Kandungan

Viral karena Ibu Minum Rumput Fatimah Janin Meninggal Dunia Dalam Kandungan



Rupanya janin dalam kandungan tersebut meninggal dunia. Hal itu diketahui dari detak jantung janin yang negatif dan ibu mengalami syok akibat perdarahan.

Pasien pun langsung dilakukan operasi karena mengalami ruptur rahim sehingga harus dilakukan perawatan insentif di rumah sakit selama 7 hari.

Dari proses itu pihak dokter menghabiskan 20 kantong darah.

Setelah ditelusuri, rupanya ibu tersebut minum rumput fatimah saat kehamilan hingga akhirnya kehilangan janin dalam kandungannya.

“Setelah diselidiki minum rumput fatimah,” kata dalam video tersebut.

Dalam video tersebut diperlihatkan bentuk dari rumput fatimah.

Namun untuk penjelasan secara medis mengapa rumput fatimah bisa menyebabkan kematian pada janin, akan dibahas pada video berikutnya.

Berdasarkan penelusuran Indozone, Rumput fatimah adalah salah satu rempah-rempah asli Indonesia.

Belum banyak penelitian ilmiah mengenai rumput fatimah.

Namun rumput fatimah atau Labisia Pumila mengandung oksitosin, zat yang digunakan oleh tubuh untuk merangsang kontraksi rahim, sehingga diyakini dapat mempercepat persalinan.

Video tersebut viral di Tiktok hingga ditonton 6,3 juta views setelah diupload 13 jam lalu. Sebanyak 13.400 netizen membanjiri kolom komentar di postingan tersebut.

“Wah meski baru denger rumput fatimah tapi makasih infonya dok,” kata seorang netizen.

“Di sini direndam setauku, tapi air rendamannya itu yang diminum bukan rumput fatimahnya, biar cepat katanya,” timpal netizen lain.

“Yang ngga tau rumput fatimah kita satu hati,” balas netizen lain. 

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel