Mulai Bangkit dari Kesedihan, Begini Kabar Hasan Ali Jaber Setelah Ditinggal Ayah, Dakwah di YouTube

Mulai Bangkit dari Kesedihan, Begini Kabar Hasan Ali Jaber Setelah Ditinggal Ayah, Dakwah di YouTube


Sudah 2 minggu berlalu sejak kepergian Syekh Ali Jaber, namun cerita mengenai sosoknya akan terus melekat oleh keluarga hingga sahabat.

Apalagai sosok anak pertama Syekh Ali Jaber pun hingga terus menjadi sorotan.

Sosok Alhasan atau akrab disapa Hasan sangat jarang terekspos lantaran tinggal di Lombok bersama ibunya.

Kini, Alhasan atau Hasan telah tumbuh menjadi remaja yang cerdas.

Diusianya yang ke 20 tahun, Hasan sudah pintar bahasa Arab, hal ini merupakan pujian yang dilontarkan oleh Syekh Ali Jaber terhadap putra kebanggaannya itu.

Pada sebuah vlog bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Syekh Ali Jaber juga sempat menceritakan sosok anak-anaknya.

Syekh Ali Jaber mengaku jika anak-anaknya menguasai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia.


Belum lama ini Hasan dan kedua adiknya mengunjungi kediaman Irfan Hakim yang tak lain merupakan sahabat Syekh Ali Jaber.

Diketahui semasa hidup Syekh Ali Jaber pernah berkeinginan untuk membawa anak-anaknya berkunjunng ke rumah Irfan Hakim.

Pasalnya Syekh Ali Jaber ingin memperkenalkan anak-anaknya dengan sejumlah hewan yang ada di rumah Irfan Hakim.

Namun, siapa yang menyangka jika Syekh Ali Jaber sudah lebih dulu kembali ke pangkuan Ilahi sebelum keinginannya itu terlaksana.

Sebelumnya juga sosok Hasan sempat diundang ke acara Siraman Qolbu MNC TV yang juga hadir Irfan Hakim dan Ustaz Yusuf Mansur di sana.


Kini, sosok Hasan putra sulung Syekh Ali Jaber semakin menarik perhatian publik.

Terlebih saat ini dirinya kian aktif di Instagram yang telah diikuti lebih dari 100 ribu follower.

Sebelumnya, pantauan Sripoku.com pada akun @hasaanjaber hanya terdapat beberapa postingan saja.

Kini, sejak kepergian Syekh Ali Jaber, Hasan terlihat aktif mengunggah potret bersama almarhum ayahnya.

Hasan Ali Jaber mengunggah potret saat dirinya masih kecil tengah tiduran di pangkuan Syekh Ali Jaber.

Keduanya duduk di rerumputuan dan nampak sangat bahagia melihat ke arah kamera.

Potret tersbeut merupakan postingan pertama kali Hasan Ali Jaber setelah kepergian ayahnya pada tanggal 15 Januari 2021.

"Jannah insyallah," tulisnya pada keterangan.

Lalu, pada postingan berikutnya pada 16 Januari 2021, Hasan Ali Jaber kembali mengunggah potret bersama ayahnya.

Potret kenangan tersebut terlihat Syekh Ali Jaber masih sangat muda.

Dalam potretnya, Hasan dan Syekh Ali Jaber tengah memegang seekor macan.

Tak berhenti sampai di situ, Hasan juga mengunggah kenangannya bersama Abuya panggilannya untuk Syekh Ali Jaber.

Yakni rekaman suara Syekh Ali Jaber saat merindukan sosok Hasan yang diunggah pada 17 Januari 2021.

Kini, sosok Hasan nampaknya mulai bangkit dari kesedihan ditinggal oleh ayahnya.


Hal ini terlihat dalam postingan terbarunya yakni ia bertemu dengan seorang pengusaha karpet yakni Atta Ulkarim.

"Alhamdulillah berkesempatan silaturahim dngn saudara @attaulkarim1," tulis Hasan membubuhkan keterangan.

Tak hanya aktif di Instagram, Hasan juga kini membuat YouTube Channel bernama Al Hasan Ali Jaber.

Hal ini diumumkannya pada Insta Story baru-baru ini.

"Yang dari kemarin nanyain channel yt boleh dibantu subscribe ya.. konte lagi on proses terima kasih (emoji senyum)," tulisnya pada keterangan.


Pada foto profil akun YouTube-nya pun Hasan memakai potret dirinya yang masih kecil mencium Syekh Ali Jaber.

Sebelum memiliki akun YouTube sendiri, ternyata suara merdu Hasan saat mengaji sudah diunggah sejumlah akun.

Salah satunya yakni melalui akun Forum Majlis Ilmu, Hasan murottal juz 1 Alquran surat Al Baqarah.

Selain itu, Hasan juga mengajak mengaji yakni membaca Surat Al-Kahfi dalam sebuah unggahan.


Kenangan akan sosok Syekh Ali Jaber masih melekat di hati keluarga.

Ternyata banyak cerita yang dibagi Hasan tentang sosok Syekh Ali Jaber, yang tidak diketahui banyak orang.

Mulai dari suka bercanda, hingga ayahnya itu minta anggap seperti teman.

Itulah yang membuat Hassan bangga terhadap sosok ayahnya itu.

Sampai hari kelima kepergian Syekh Ali Jaber, Hassan mengaku tidak menangis.

Menurut dia, hal itu ia lakukan karena saking bangganya dirinya dengan sang ayah.

"Sampai detik ini dari tahu kabar meninggal gak pernah nangis sama sekali, saking bangganya sama perjuangan hidupnya," ucap Hasan dilansir dari YouTube deHakims, Senin (18/1/2021).


Bahkan terkuak jika Syekh Ali Jaber tak ingin dianggap sebagai ayah, melainkan teman untuk anaknya.

"Dia gak mau dibilang bapak, dia maunya jadi temen," ungkap Hasan.

"Hah?," kata Irfan Hakim.

"Iya, kadang anggep adik kakak aja katanya, gak pernah bilang bapak," akui Hasan.

"Emang pengen awet muda itu," timpal Irfan Hakim kenang sosok Syekh Ali Jaber.

Berbeda dengan anak pada orangtua kebanyakkan, teryata Hasan jarang curhat pada Syekh Ali Jaber.

Justru Syekh Ali Jaber yang dipanggilnya Abuya itu banyak bercerita padanya.

Namun, Syekh Ali Jaber merupakan sosok yang jarang sekali mengeluh dan tak ingin memperlihatkan rasa lelahnya di depan anak-anaknya.

"Dia itu gak mau ditahu lelah, capek, sakit, maunya ditahu seneng aja. Keliatan (Syekh Ali Jaber lelah), cuman gak mau ngomong aja, maunya sama-sama seneng,"

"Makanya di rumah itu sering bercanda," ucap Hasan.


Sosok Syekh Ali Jaber di mata Hasan merupakan ayah sekaligus teman yang suka bergurau.

Pasalnya, Syekh Ali Jaber rupanya merupakan sosok yang suka bercanda.

Bahkan, Hasan sering menjadi korban keiisengan sang abuya.

"Contoh, bangunin subuh padahal masih jam 3.

Dibangunin katanya udah telat subuh, eh pas lihat masih jam 3, dia ketawa gitu," kata Hasan tersenyum.

"Ngepranknya gitu ya?" tutur Irfan Hakim tertawa.

"Iya," kata Hasan.

Sementara itu, Irfan Hakim pun memuji kemiripan yang dimiliki oleh Hasan terhadap sosok Syekh Ali Jaber.

"San kamu merasa nggak sih mata kamu itu mirip sekali ?," tanya Irfan Hakim.

"Semua bilang emang persis, bedanya kurus aja," jawab Hasan.

"Tapi Syekh Ali Jaber juga dulunya kurus seperti kamu," ujar Irfan Hakim.


Kemudian salah satu ustaz yang juga hadir pada pebincangan itu juga mengaku jika sosok Hasan sangat mirip dengan Syekh Ali Jaber.

"Saya masih melihat Syekh Ali Ngajar huruf di Masjid Sunda Kelapa, masih tahun berapa tuh kak Irfan mirip dengan Hasan," ujarnya.

Kemudian, Irfan Hakim pun meminta Hasan untuk membuka maskernya.

"Oh iya, hidungnya," ungkap Irfan Hakim.

"Sama yang kecil juga Fahad, itu mirip juga, jadi bertiga di deretin mirip semua," sahut Hasan.

Kepergian Syekh Ali Jaber meninggalkan banyak cerita terutama sejumlah artis yang mengenalnya.

Pada sebuah vlog-nya bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang berjudul DIPANGGIL 'CHEF', SYEKH ALI MASAK BERSAMA RAFFI AHMAD yang tayang pada 30 Juni 2020 lalu, Syekh Ali Jaber juga bercerita mengenai anak-anaknya.

Di sela-sela kegiatan memasak nasi khas Timur Tengah, Syekh Ali jaber pun berbincang santai bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Kemudian, Raffi Ahmad pun menanyakan terkait anak-anak Syekh Ali jaber.

"Anaknya ada berapa Syekh?," tanya Raffi Ahmad.

"Tiga, baru tiga," ungkap Syekh Ali Jaber.

"Bisa Bahasa Arab semua?," tanya Nagita Slavina.

"Bisa," ujar Syekh Ali Jaber.

"Oh lahir di Arab ya?," timpal Nagita.

"Semuanya lahir di sini," jelas Syekh Ali Jaber.

"Satu lahir di Lombok, kedua lahir di Jakarta," tambahnya.

"Tapi bisa Bahasa Arab?," tanya Nagita lagi.

"Bisa lah, karena kita di rumah sehari-hari pakai Bahasa Arab," ujar Syekh Ali Jaber.

"Oh tapi Bahasa Indonesia bisa?," sahut Nagita.

"Bisa Bahasa Indonesia, kalo yang dua masih kecil, 2,5 tahun sama 1 tahun," ujar Syekh Ali Jaber.

"Kalo yang besar bisa Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia," tambahnya.

Syekh Ali Jaber juga mengunggah kebersamaannya bersama anak sulungnya bernama Hasan pada 16 Desember 2020 lalu.

"Bersama anak saya alhasan dari lombok," tulisnya.

Dalam video unggahan tersebut, Syekh Ali Jaber memperkenalkan adiknya dan anaknya.

"Alhamdulillah kesempatan live lagi, tadi bersama adik saya Ahmad, sekarang bersama anak saya nih, Maa syaa Allah, ayo kalo mau daftar, lagi cari jodoh ini," ungkap Syekh Ali Jaber.

Saat diperkenalkan oleh ayahnya, Hasan pun melambaikan tangan ke arah kamera dan tersenyum malu.

"Sehat san?," tanya Syekh Ali Jaber pada anaknya.

"Sehat, Alhamdulillah," ujar Hasan.

Seketika itu Syekh Ali Jaber memperkenalkan lebih lanjut mengenai sosok anaknya sekaligus memberikan pujian.

"Ini Hasan, dia lebih pintar daripada saya Bahasa Sasak, kalo saya baru bisa telu, nenara," ucap Syekh Ali Jaber.

"Alhamdulillah, gimana semua di sana di Lombok sehat?," tanya Syekh Ali Jaber.

"Sehat, Alhamdulillah," sahut Hasan.

"Alhamdulillah, ya Allah kangen banget, ini kok Hasan jadi lebih tinggi, kayaknya lebih tinggi dari Abu ya, iya semakin tinggi, sekarang Hasan sudah usia 20, mau nikah sekarang atau nanti aja?," tanya Syekh Ali Jaber pada anaknya lagi.

"Nanti dulu," ujar Hasan sambil tertawa.

"Belum siap ya?," tanya Syekh Ali lagi.

"Belum, belum," jawab Hasan singkat.

"InsyaAllah kita aturkan, biar kuliah dulu dong," ujar Syekh Ali.

Hingga di akhir video Syekh Ali Jaber meminta doa untuk kesuksesan anaknya.

"Hasan sama uminya buka usaha kecil-kecilan susu kurma, susu apa namanya?," tanya Syekh Ali Jaber.

"Queenaya," jawab Hasan.

"Queenaya ya, bisa diikuti di Instagram, ada di Instagram saya, tinggal diikutin, yang mau pesan jus kurma yangs egar, ada berbagai rasa, bisa diikuti di Instagram saya dan bisa dipesan tapi khusus untuk Lombok," jelas Syekh Ali Jaber.

"Ya mudah-mudahan InsyaAllah berkah, sukses selaluuntuk Hasan juga teman-teman Alhasan di Lombok, ada Husein, ada Umar, ada Muhammad, terus Jaber, Fahrezi, pokoknya temennya banyak," ungkapnya.

"Kemaren saya liat anak saya main billiard, jago ya, kalah atau menang?," tanya Syekh Ali.

"Menang," jawab Hasan singkat.

"Mantanp, seperti bapaknya menang selalu, Aamiin, ya mohon doanya untuk anak saya dan juga semua keluarga, terimakasih," tutup Syekh Ali jaber.


(*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel