Heboh Emak-emak Cekcok Sama Tetangga: "Orang Pasang Wifi, Kok Dia yang Panas, Gilaakk"

 Hidup berdampingan dengan tetangga memang tidak selamanya harmonis. Kadang kala, muncul suatu masalah yang memperkeruh suasana.

Baru-baru ini, sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan sekumpulan emak-emak bertetangga saling cekcok.

Bukan tanpa sebab, adu mulut mereka diduga didasari karena saling iri. Pengunggah mengatakan, masalah bermula saat salah satu tetangga memasang wifi.

Punya tetangga syirikan banget astaghfirullah," tulis pengunggah seperti dikutip Suara.com.

Dalam video, terlihat empat emak-emak cekcok mulut di depan rumah. Seorang Ibu yang mengenakan kaos biru dan celana hitam tampak marah dengan wanita berhijab abu-abu.


Sementara itu, wanita yang memegang video terlihat emosi karena tetangganya terus ngoceh tidak berhenti.

Tak khayal, wanita itu pun langsung membalasnya murka dengan penuh rasa kesal dan emosi.

Terdengar dalam video, emak-emak itu saling serang karena ada tetangga yang memasang wifi.

"Heran sama tetangga kerjaannya nyari ribut mulu. Gue masang Wifi yang panas dia hahaha," ujarnya.

Video emak-emak cekcok yang dibagikan oleh akun TikTok @manusia.ketanq pada Rabu (3/2/2021) itu sudah ditayangkan 3,5 juta kali, disukai ratusan ribu orang, dan menuai hampir 13.000 komentar.

Sejumlah warganet tak habis pikir dengan cekcok para tetangga itu. Pasalnya, menurut mereka wifi hanya masalah sepele yang tak perlu dibesar-besarkan.

"Penyakit yang gak bisa sembuh di dunia ini adalah iri hati," ujar Puppy.ayy.

"Hidup itu simple, yang ribet tetangga," balas Hi Muggle.

Selain itu, beberapa warganet lain menceritakan pengalaman serupa, terlibat cekcok dengan para tetangga.

"Sumpah kak benar banget. Kan sekitar seminggu lalu pasang Wifi eh setelah itu tetangga bilang minta paswoord kalau gak dibobol," tutur Its'me.

"Mending mah Wifi, gue pesan go food aja dighibahin," balas Rio Saputra.

"Berarti dimana-mana orang iri selalu ada, tetangga gue pas emak gue bangun rumah," sahut MarJuki Bunny.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel