Anaknya Tertimbun Runtuhan Akibat Gempa, Bapak di Mamuju Nangis Minta Tolong

 

Tangis pilu mewarnai evakuasi korban gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang bapak menangis histeris sambil meminta tolong ke warga untuk mengevakuasi anaknya yang tertimbun material rumah.

Dari pantauan di lapangan, Jumat (15/1/2021), tampak seorang bapak yang sedang duduk di atas reruntuhan rumahnya. Pria setengah baya ini mengenakan kaos panjang warna merah dan celana panjang warna krem.

Tolong pak, anakku di dalam sini tolong pak," kata pria itu sambil menangis dan menunjukkan posisi anaknya.

Pria itu terus menangis berteriak dan melambaikan tangan. Dia berharap warga membantu puing-puing rumahnya yang roboh akibat gempa dengan kekuatan M 6,2 yang terjadi di Majene, Sulbar Jumat dini hari (15/1/2021).

"Anakku di dalam sini pak, tolong," teriak pria itu sambil menunjukkan lokasi anaknya.

Bapak di Mamuju menangis histeris dan meminta tolong warga untuk mengevakuasi anaknya yang tertimbun runtuhan rumah akibat gempa M6,2 di Sulbar (Huzair Zainal/iNews)

Warga yang berada di lokasi pun membantu dengan alat seadanya. Meterial bangunan yang cukup besar serta tidak adanya alat berat menghambat proses evakuasi.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Majene, Sulbar. Gempa  terjadi pada Jumat dini hari (15/1/2021) sekitar pukul 01.28 WIB. Episenter gempa bumi berlokasi di titik koordinat 2.98 Lintang Selatan (LS) dan 118.94 Bujur Timur (BT). Pusat gempa bumi berada di darat tepatnya 6 kilometer dari arah Timur Laut Majene.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel