Rebung, Bermanfaat Bagi Kesehatan Tapi Banyak Yang Tak Suka

Rebung, bung atau bamboo shoot ini merupakan tunas bambu yang masih muda. Rebung ini bisa dijual dalam kondisi siap masak. Artinya pembeli tinggal mencuci bersih lalu merebus atau mengukus irisan rebung dan dibumbui sesuai selera.


Jika memanen rebung maka kelopaknya dibuang, diiris tipis-tipis dan diolah dengan merebus atau mengukusnya. Dalam memanen rebung sendiri tidak boleh terlambat. Jika rebung sudah setinggi kurang lebih 20 cm dan berdiameter 6-7 cm maka harus segera dipanen. Apabila terlambat, sudah pasti tunas semakin keras.

Meski berupa bakal galar atau gedhek, namun nyatanya rebung enak dimakan. Meski tak semua orang menyukainya.

Jika tahu kandungan dan manfaat dari mengonsumsi rebung, pasti akan berpikir ratusan kali untuk tak menyukai makanan ala desa ini. Allah pasti menciptakan segala sesuatu itu ada manfaatnya. Yuk simak manfaat rebung untuk kesehatan ini.

Rebung bisa mengurangi resiko stroke karena pada jenis sayuran ini mengandung kalium yang tinggi. Ini bisa mengontrol tekanan darah tinggi sehingga resiko stroke bisa berkurang.

Selain bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi, rebung juga bermanfaat bagi penderita kekurangan kalium atau hipokalemia karena kandungan kaliumnya ini ---533 mg per 10 gram. Penderita kekurangan kalium atau hipokalemia, tubuhnya akan lumpuh karena ototnya melemah. Nah rebung bisa dikonsumsi harian penderita hipokalemia.

Lalu apa lagi kandungan gizi rebung?

Dilansir dari hellosehat.com, kandungan gizi rebung meliputi senyawa mulai dari air (paling banyak sampai 91%), thiamin, protein, lemak, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, zat besi, dan lainnya.

Manfaat ketiga dari rebung adalah mencegah berbagai penyakit karena rebung ini kaya akan serat pangan ---2,56%. Jika dibandingkan dengan mentimun, sawi, kedelai, pecay dan lainnya. Serat pada mentimun tercatat 0,61 %, sawi 1,01%, kedelai 1,27% dan pecay 1 58%.

Seperti halnya buah atau sayuran berserat, rebung sangat bermanfaat untuk membantu proses metabolisme tubuh. Hal ini akan menghindarkan dari ragam penyakit seperti penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis), diabetes melitus, jantung koroner, hiperkolesterolemia, kanker kolon (usus besar), dan lainnya.

Untuk mengonsumsi rebung, rebung bisa digudheg campur kacang merah, lodeh pedas dicampur daun melinjo muda (godhong so), digulai, dioseng atau ditumis dan ragam masakan lain.

Meski dikunyah terasa kres namun jangan ragu untuk mengonsumsi sayur rebung ini. Jika tinggal di desa dan memiliki bambu di sekitar sungai atau sawah, tinggal memanen saja.

Kalaupun tidak, kita bisa membeli di warung atau penjual sayur keliling juga. Harganya tak terlalu mahal dan tidak harus membersihkan dan mengiris sendiri rebungnya. Biasanya penjual menjual rebung sudah dalam kemasan dan diiris tipis-tipis. Kita tinggal mencuci bersih dan memasak sesuai selera.

Bagaimana, menarik bukan? Tak ada salahnya rebung menjadi menu untuk santapan harian kita. Harga murah tetapi kaya manfaat bagi kesehatan.

sumber : hellosehat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel